Rabu, 21 Oktober 2009

Silaiang Kembali Longsor 13 Orang Tewas


Masih segar dalam ingatan peristiwa longsor yang nyaris mengubur satu keluarga pengendara sepeda motor Jum'at (16/10) malam lalu, Sabtu (17/10) sekitar pukul 22.00 WIB, kejadian serupa dan masih di lokasi yang sama (KM 5 Kota Padang Panjang), tepatnya di kawasan Silaiang Kariang Kab Tanah Datar kembali terjadi. Kali ini, tiga unit kendaraan tertimbun material longsor dan langsung menyeretnya ke jurang sungai. Sepasang suami istri warga Batipuah Salman (41) dan Jayendrawaty (40) tewas, 13 orang lainnya mengalami luka serius.

Dari pantauan di lapangan, lokasi kejadian longsor Sabtu malam itu persis terulang di titik longsor besar yang terjadi pada saat bencana gempa bumi 30 September lalu. Selain material berupa batu-batu cadas berukuran besar, puluhan pohon berukuran besar juga ikut menggelinding dan nyaris menutupi badan jalan. Musibah longsor yang terjadi Sabtu malam lalu itu, setidaknya juga telah menimbun dan menghondoh tiga buah kendaraan roda empat ke aliran sungai yang terdapat persis di sisi badan jalan.

Selain menewaskan dua penumpang kendaraan jenis Toyota Avanza bernomor polisi BA 2782 AL, peristiwa naas tersebut setidaknya juga telah menyebabkan 13 orang lainnnya mengalami patah tulang dan luka-luka serius. Mereka masing-masingnya penumpang Kijang LDX BA 2233 MT, yang belakangan diketahui usai menyerahkan bantuan bagi korban tanah longsor di Kab Padangpariaman, serta dua orang penumpang Mitsubishi L300 BA 8242 FC.

"Kami baru saja pulang menyerahkan bantuan bagi korban tanah longsor di Kab Padangpariaman. Seluruh penumpang merupakan rombongan ibi-ibu pengajian A yasin dari Kota Payokumbuah. Alhamdulillah, tidak satupun dari rombongan yang meninggal dalam peristiwa ini," ujar Asrul, pengemudi Kijang LDX yang selamat.

Mereka kata Asrul diantaranya Nursamsi (50), Zainab (45), Sidar (50), Supik (49), Sumah (60), Emah (56), Ita (45), Nurbaini (70) dan Kartini (53), yang keseluruhannya adalah warga Kota Payokumbuah. Saat proses evakuasi berhasil dilakukan, seluruh penumpang yang selamat berikut dua orang pengemudi dan penumpang Mitsubishi L300 yakni Aldo (29) dan Irwanto (23), langsung dilarikan ke salah satu RS di Kayu Tanam kab Padangpariaman.

Informasi terakhir yang diperoleh koran ini, jasad dua orang korban tewas yang tak lain merupakan pasangan suami istri asal Nagari Batipuah Kab Tanahdatar itu, baru dapat dievakuasi dan dikeluaekan dari bangkai kendaraan yang ditumpanginya itu sekitar pukul 08.25 WIB pada Minggu (18/10). Saat bangkai kendaraan berhasil dikeluarkan, kondisinya nyaris tak berbentuk. Seluruh bagian dari kendaraan naas itu terlihat remuk dan ringsek berat.

"Kendaraan Toyota Avanza dan Kijang LDX datang dari arah Kota Padang menuju Padang Panjang. Sementara Mitsubishi L300 datang dari arah berlawanan, yakni Padang Panjang menuju Padang," ujar Sahari Fitra, salah seorang saksi mata di lokasi.

Kondisi cuaca yang diguyur hujan saat kejadian berlangsung, sedikit menyusahkan tim evakuasi dari pihak kepolisian Polres Kota Padang Panjang dan Satbrimob dalam mengevakuasi korban berikut kendaraan yang masuk ke dalam aliran sungai. Malam
itu, hanya korban selamat dari dua kendaraan masing-masingnya Mitsubishi L300 dan Kijang LDX yang bisa dievakuasi. Sementara dua orang penumpang Toyota Avanza, yang akhirnya ditemukan sudah dalam keadaan tewas, baru berhasil dievakuasi pada Minggu pagi kemarin

Sumber: padang-today.

aNdHi

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright @ 2013 aNdHi Rao-Rao.